paru-paru-basah

Pengertian Paru-Paru Basah, Penyebab, Gejala dan Pencegahannya

Infokekinian.net – Paru-paru merupakan organ bagian dalam tubuh yang memiliki peranan sangat penting. Paru-paru merupakan organ tubuh yang memiliki tugas memasok dan menyalurkan oksigen ke berbagai organ tubuh lainnya.

Jika paru-paru Anda mengalami masalah, maka besar kemungkinan akan terjadi masalah pada tubuh. Misalnya saja, jika terdapat peradangan atau infeksi pada paru-paru maka ini bisa menyebabkan timbulnya penyakit paru-paru basah.

Apa itu paru-paru basah? Yang pasti perlu diketahui oleh Anda adalah paru-paru basah sangat menyakitkan.

Pengertian Paru-Paru Basah

Paru-paru basah adalah penyakit yang menyerang organ dalam manusia, yaitu paru-paru. Dalam dunia medis, paru-paru basah sering disebut sebagai efusi pleura. Paru-paru basah merupakan penyakit yang tidak mengenal usia.

Anak-anak hingga orang dewasa bisa terserang penyakit satu ini. Jadi, pada penyakit ini penderita mengalami rasa sakit pada paru-paru dan menunjukkan beberapa gejala. Gejala-gejala tersebut juga merupakan bentuk dari paru-paru basah.

Penyebab Paru-Paru Basah

Penyebab-Paru-Paru-Basah

Paru-paru basah sering dialami masyarakat luas, khususnya anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh yang masih sangat lemah. Penyebab umum mengapa orang bisa terkena penyakit ini adalah karena adanya peradangan di jaringan utama paru-paru.

Peradangan ini disebabkan oleh bakteri dan virus yang menyerang paru-paru manusia. Oleh karena itu, diperlukan sebuah tindakan pencegahan untuk mengurangi persentase terkena paru-paru basah.

Ada beberapa penyebab mengapa Anda bisa mengalami paru-paru basah. Dan di antara penyebab paru-paru basah adalah:

1. Adanya infeksi paru-paru / pneumonia, tuberkulosis dan kanker

Infeksi tersebut dapat menyebabkan timbulnya peradangan pada paru-paru dan juga pleura.

2. Gagal jantung kongestif

Gagal jantung kongestif juga bisa menyebabkan timbulnya paru-paru basah pada seseorang.

3. Sirosis

Sirosis merupakan suatu kondisi yangmana menunjukkan fungsi hati yang buruk.

4. Emboli paru

Emboli paru merupakan suatu kondisi di mana terdapat penyumbatan pada arteri paru-paru. Sehingga timbullah peradangan pada paru-paru.

5. Penyakit ginjal

Adanya riwayat penyakit ginjal yang parah bisa menjadi sebab mengapa Anda terserang paru-paru basah. Kondisi ini dapat memengaruhi bagaimana cairan disimpan di dalam tubuh.

6. Lupus

Lupus adalah salah satu penyakit auto-imun. Selain Lupus, penyakit auto-imun lain juga bisa menjadi penyabab paru-paru basah.

Gejala-gejala Paru-Paru Basah

Gejala-Paru-Paru-Basah

1. Batuk Kering

Batuk kering adalah gejala awal yang paling umum muncul pada penderita paru-paru basah. Jangan anggap sepele jika terjadi batuk kering, apalagi jika diikuti dengan mengi dan dahak. Maka Anda harus lebih waspada. Karena bisa jadi itu adalah gejala utama Anda mengalami paru-paru basah. Periksalah ke dokter untuk memastikan apakah batuk kering yang dialami termasuk batuk kering biasa atau gejala paru-paru basah.

2. Demam Tinggi

Anda mengalami demam dan tidak turun-turun suhunya? Waspadalah. Bisa jadi, demam tinggi yang Anda alami adalah gejala dari paru-paru basah. Segeralah kunjungi dokter terdekat untuk memeriksa kesehatan tubuh Anda. Sehingga Anda bisa tahu apakah demam tinggi yang dialami termasuk gejala paru-paru basah atau bukan.

3. Nyeri Dada

Orang yang memiliki penyakit paru-paru basah biasanya akan batuk-batuk. Akibat sering mengalami batuk, maka hal demikian akan membuat dada terasa nyeri. Semakin sering dan intens batuknya, maka Anda akan sering menarik nafas dan menyebabkan dada terasa sakit. Jadi, selalu waspada pada saat batuk apalagi batuk kering.

4. Nyeri Otot Dada

Tidak hanya nyeri pada dada, orang yang mengalami paru-paru basah juga akan memiliki gejala lain seperti merasa nyeri pada otot dada. Pada kondisi ini, otot-otot dada tertarik dan menyebabkan nyeri. Jika Anda membiarkan ini, maka Anda akan merasa nyeri berkepanjangan.

5. Asma atau Sesak Napas

Asma adalah gejala yang dialami penderita paru-paru basah. Asma juga bisa dialami oleh bayi. Sehingga Anda harus lebih waspada jika memiliki seorang bayi. Perhatikan apakah bayi Anda mengalami sesak napas atau tidak. Karena bayi besar kemungkinan mengalami asma yang merupakan gejala paru-paru basah.

Pencegahan Agar Terhindar dari Paru-Paru Basah

Pengertian-Paru-Paru-Basah

Pencegahan bagi Anda yang mau terhindar dari paru-paru basah ada banyak. Namun ada dua macam cara pencegahan yang bisa Anda lakukan sejauh ini.

Pertama adalah pencegahan dengan cara memperbaiki pola hidup. Dan kedua adalah cegah dan tangani paru-paru basah dengan cara profesional atau dari ahlinya yakni dokter. Nah, adapun pencegahannya adalah sebagai berikut ini.

Baca juga: 4 Faktor yang Memicu Resiko Penyakit Darah Tinggi

1. Rutin berolahraga

Jika ingin memiliki tubuh yang sehat dan terhindari dari penyakit paru-paru basah maka Anda harus melakukan aktivitas sehat. Salah satu contohnya adalah rutin berolahraga. Anda tidak harus olahraga ke gym. Cukup lakukan olahraga ringan tetapi rutin saja.

Anda bisa melakukan jogging, peregangan ringan di kantor, berjalan, lari-lari kecil, sprint dan lain sebagainya yang dapat meningkatkan kesehatan paru-paru dan jantung. Dengan olahraga rutin, Anda akan terhindar dari obesitas.

2. Pola makan sehat

Ubahlah pola makan Anda yang masih sembarangan dengan pola makan sehat. Anda perlu menghindari makanan yang mengandung lemak jahat seperti makanan yang digoreng.

Perbanyak diri untuk mengonsumsi sayur dan buah-buahan karena makanan sehat ini dapat membantu tubuh menangkal berbagai jenis infeksi dan kuman penyebab paru-paru basah.

Pastikan saja bagi Anda untuk membangun pola makan yang seimbang. Sehingga Anda bisa tercegah dari mengidap paru-paru basah.

3. Tidak merokok

Rokok adalah sumber berbagai penyakit. Dan rokok itu menyerang paru-paru. Sehingga besar kemungkinan bagi Anda mengalami masalah pada paru-paru jika meroko terlalu berat. Kurangi merokok.

Dan alangkah lebih baik jika Anda berhenti dan tidak merokok. Karena dengan merokok, Anda akan menambah parah kondisi paru-paru yang terinfeksi.

4. Tidak meminum minuman beralkohol

Selain berhenti merokok, Anda juga harus berhenti mengonsumsi minuman beralkohol. Ini sama bahayanya dengan merokok. Perlu diketahui bahwa minuman beralkohol itu dapat merusak organ dalam paru-paru. Dan minuman beralkohol juga dapat memicu banyak penyakit muncul.

5. Pleurodesis

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa paru-paru basah merupakan kondisi di mana terdapat adanya cairan berlebih di Pleura. Dan secara medis, Pleurodesis merupakan cara penanganan yang dianjurkan untuk paru-paru basah.

Di sini, tenaga ahli akan menyuntikkan cairan khusus ke area membran. Tindakan ini akan menyebabkan peradangan kecil.

Namun, hal ini dapat membantu untuk mencegah cairan yang bertumpuk bertambah banyak. Sehingga paru-paru basah tidak menjadi parah. Biasanya, zat kimia yang digunakan pada proses ini adalah berupa bleomycin, sterile talc dan tetracycline.

6. Memasang Drainase Permanen

Di sini, dokter bisa menganjurkan penderita paru-paru basah untuk dipasang drainase permanen. Tujuannya adalah agar cairan berlebih dapat keluar dari rongga dada begitu cairan tersebut terbentuk.

7. Pleurektomi

Pleurektomi merupakan operasi pengangkatan cairan berlebih pada paru-paru. Biasanya tindakan ini dilakukan pada penderita paru-paru basah akibat kanker dan merupakan cara alternatif apalagi perawatan lainnya tidak berhasil.

8. Operasi Pasang Shunt

Operasi pasang Shunt atau pirau merupakan penanganan terhadap penderita paru-paru basah di mana tujuannya adalah untuk mengeluarkan cairan dari dada hingga rongga perut.

Baca juga: Tips Hidup Sehat Yang Harus Anda Ketahui

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *