mengajarkan-anak-membaca

Berikut Ini Cara Mengajarkan Anak Membaca

Saat ini anak anda sudah memasuki usia untuk belajar membaca?Memang cara mengajarkan anak membaca ini membutuhkan kesabaran serta strategi khusus agar sang anak bisa cepat paham dan tidak mudah bosan. Oleh karena itu, dalam kesempatan kali ini akan coba membahas tentang cara mengajarkan anak membaca sebagai berikut :

Cara Mengajaran Anak Membaca 

  • Memahamai Keterampilan Inti Membaca Anak

    Perlu diketahui bahwa proses belajar membaca itu melibatkan berbagai keterampilan yang berbeda. Dalam hal ini, ada 5 komponen penting dalam keterampilan membaca. 5 Keterampilan ini adalah sebagai berikut :

  • Kesadaran Fonemik
    Ini merupakan kemampuan untuk mendengar dan memanipulasi suara yang berbeda dalam kata-kata.
  • Fonetik

    Mengenali hubungan antara huruf dan suara yang dihasilkannya.

  • Kosakata

    Memahamai makna kata-kata, definisi, dan konteksnya.

  • Pemahaman Membaca

    Memahami makna teks, baik dalam buku cerita dan buku informasi.

  • Kefasihan

    Kefasihan ini merupakan kemampuan membaca dengan keras dengan kecepatan, pengertian dan akurasi.

  • Bacakan Buku Secara Rutin

    Cara selanjutnya adalah bacakan buku secara rutin pada anak dimana kondisi jiwanya sedang tenang. Dengan sering membacakan buku pada anak maka anak akan semakin akrab dengan buku dan senang membaca. Selain itu, anak juga akan mengenal huruf-huruf di dalam bacaan tersebut. Tentunya hal ini akan mempermudah proses belajar membaca selanjutnya.

  • Perkenalkan Huruf Kecil

    Cara mengajarkan anak membaca lainnya adalah memperkenalkan huruf kecil terlebih dahulu sebelum huruf besar. Mungkin bagi sebagian orang hal ini dinilai salah dan kurang tepat karena bisa membuat sang anak bingung. Padahal memperkenalkan huruf bukanlah yang keliru asalkan anda telah memperkenalkan anak buku bacaan atau bahan bacaan lain kepada anak. Ada anggapan dimana cara yang kedua ini keliru dan tidak tepat karena anak tidak bisa menangkap sesuatu yang abstrak.

  • Perkenalkan Huruf Besar

    Setelah anak mengenal dan hafal huruf kecil maka langkah selanjutnya adalah ajarkan huruf besar atau huruf kapital. Hal ini akan mempermudah anak saat membaca buku cerita dimana terdapat huruf kapital juga. Mungkin, awalnya anak masih belum terbiasa dengan huruf besar. Namun, lama kelamaan anak pun akan dengan mudah membaca buku dengan mengetahui kedua jenis huruf.

  • Ajarkan Membaca Satu Suku Kata

    Setelah anak mengetahui huruf kecil dan huruf kapital maka langkah berikutnya adalah dengan mengajari sang anak membaca satu suku kata. Dalam hal ini, anda buatkan semua suku kata yang terbuat dari lima huruf vokal dan semua huruf konsonan. Contohnya :
    ba…bi…bu…be…bo
    ca…ci…cu…ce…co

  • Ajarkan Membaca Dua Suku Kata (Sama Vokal)

    Setelah anak lancar membaca satu suku kata, maka selanjutnya ajarkan anak membaca dua suku kata yang mudah, yakni kedua suku kata memiliki bunyi vokal yang sama. Contohnya :
    a-ba
    ba-ba
    ca-ca

  • Ajarkan Membaca Dua Suku Kata (Beda Vokal)

    Cara mengajarkan anak membaca selanjutnya adalah ajari anak membaca dua suku kata yang memiliki vokal yang berbeda. Contohnya :a-ci , i-bu
    Lalu, ajarkan anak membaca huruf dengan dua suku kata (vokal berbeda dan konsonan berbeda), contoh :
    sa-ku,sa-te

  • Ajarkan Membaca Tiga Suku Kata
    Setelah anak lancar membaca dua suku kata maka tingkatkan lagi menjadi tiga suku kata supaya anak mudah dalam membaca nantinya. Contoh :
    le-ma-ri
    je-ma-ri
  • Ajarkan Membaca “ng”

    Tahapan selanjutnya adalah ajarkan anak membaca “ng”. Bunyi ‘ng’ ini lebih mudah dipahami dibandingkan bunyi ‘ny’. Maka dari itu, ajarkan bunyi ‘ng’ terlebih dahulu kepada anak sebelum bunyi ‘ny’. Contoh :ang…ing.ung..eng…ong…
    nga…ngi…ngu…nge…ngo

Baca Juga : Kumpulan Ucapan Ulang Tahun untuk Anak Tercinta

Beberapa Tips Dalam Mengajari Anak Membaca Iqra Dirumah

Iqra merupakan salah satu tahap mendasar bagi kita yang ingin bisa membaca Al-Quran. Pastinya kebiasaan belajar Iqra ini harus dilakukan sejak dini. Dengan begitu, maka anak-anak akan mudah dalam menghafalkan serta mengenali huruf-huruf hijaiyah. 

Namun, tak sedikit dari para orangtua yang merasa kewalahan saat mengajarkan anaknya membaca Iqra.  Alhasil, mereka pun kerap menyuruh si kecil untuk belajar mengaji ke TPA terdekat atau memanggil guru ngaji. Padahal, cara mengajarkan anak membaca Iqra itu tidaklah sulit, asalkan kita tahu tips dan triknya. Nah, secara kebetulan juga, pada kesempatan kali ini akan memberikan beberapa tips dalam mengajari anak membaca Iqra. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

      1.Lakukan Pengulangan Setiap hari

Pada dasarnya, membaca Iqra itu mempunyai metode yang berbeda ketimbang dengan cara mengajari anak membaca buku biasa. Soalnya, huruf hijaiyah bukan berasal dari bahasa formal sehari-hari, sehingga si kecil masih belum terlalu familiar yang membuatnya mudah lupa dengan bacaan Iqra. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka kita harus mencoba pengulangan pada setiap harinya. 

Bentuk pengulangan ini bisa untuk hal yang baru diajarkan, atau juga di ulang lagi dari awal. Kendati pengulangan tersebut bisa membuat si kecil menjadi bosan, namun cara yang satu ini cukup efektif untuk membuatnya lebih hafal lagi terhadap bacaan Iqra. 

  1. Belajar Bersama

Tak sedikit dari anak yang tidak mau belajar Iqro secara rutin, karena anggapan bahwa system belajar yang mereka terima sangatlah rumit. Pengulangan yang terus menerus pada tambahan huruf setap masuk belaja, sehingga mereka merasa bosan dan jenuh. Maka dari itu, dianjurkan bagi para orangtua untuk mengajak si kecil belajar bersama. Cara belajar bersama ini bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, yang dijamin akan membuat si kecil lebih bersemangat lagi dalam belajar membaca Iqra. 

  1. Bertanya Pada Anak

Apabila kita terus menuntut si kecil agar bisa menghafal semua huruf hijaiyah, tentunya hal tersebut akan membuatnya merasa tertekan sehingga enggan untuk belajar lagi. Sebagai solusinya, maka kita harus sering bertanya pada si kecil. Dalam hal ini, ada baiknya jika kita menanyakan tentang cara belajar seperti apakah yang diinginkannya. 

  1. Gunakan Metode tunjuk

Perlu diketahui, bahwa metode tunjuk merupakan salah satu cara yang sangat umum untuk membuat anak lebih cepat dalam belajar membaca Iqra. Disini kita bisa mencoba untuk memasang poster huruf hijaiyah, lalu berikan pertanyaan pada si kecil. Namun, memberi pertanyaannya jangan terkesan formal agar membuatnya tidak merasa takut. 

  1. Metode Kuis

Ini dia salah satu metode yang paling ampuh untuk mengajarkan si kecil membaca Iqra. Ya, disini kita bisa memulainya dengan memberikan pertanyaan tentang huruf hijaiyah, mulai dari tanda-tanda huruf panjang pendeknya bacaan, dan cara perafalan. Agar si kecil lebih bersemangat, sebaiknya ayah dan bunda harus memberinya hadiah ketika si kecil berhasil menjawab setiap pertanyaan. Hadiahnya pun tak perlu yang mahal-mahal, cukup memberikan jajanan kesukaannya seperti snack, coklat, permen, dan lain sebagainya. Dengan metode yang satu ini, maka bukan tidak mungkin bahwa si kecil akan ketagihan untuk belajar membaca Iqra lho. Bagaimana, tertarik untuk mencobanya?

Nah, itulah beberapa tips dalam mengajarkan anak membaca Iqra dirumah, sehingga hubungan kita dengan si kecil menjadi lebih dekat lagi. 

Baca Juga : Cara Mengeluarkan Dahak Pada Bayi dengan Cepat

Inilah Tips Dalam Mengajarkan Anak Membaca Al-Quran

Memang sangat penting bagi para orangtua untuk mengajarkan anaknya Al-Quran sejak dini. Selain untuk memperbaiki aqidah, Al-Quran juga merupakan sumber kehidupan yang tentu saja harus diterapkan oleh setiap Muslim dan Muslimah. Bukan hanya sebagai kewajiban, mengajarkan Al-Quran kepada anak pun akan mendapatkan pahala yang sangat besar dari Allah SWT. 

Seperti yang telah disebutkan dalam sebuah hadist dari HR. Bukhari, Nabi Muhammad SAW bersabda “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya”. Namun, cara mengajarkan anak membaca Al-Quran itu tidaklah semudah mengajarkan tulisan latin. Lalu, bagaimanakah cara mengajarinya Al-Quran?  Nah, untuk mengetahui tentang metode pembelajaran Al-Quran kepada anak, mari sama-sama kita simak saja langsung paparannya di bawah ini.

* Tahap Pra-Pembelajaran

  1. Orangtua harus mengingatkan anak agar berkonsentrasi serta focus terhadap hal-hal yang akan dipelajari, dan bacaan Arab yang akan dikaji.
  2. Mengajak anak berdoa agar mendapatkan rahmat dan berkah dari Allah pada pembelajaran Al-Quran.
  3. Sebelum mengajarkan beberapa ayat dari Al-Quran, ada baiknya jika orangtua memulai pembicaraan ringan seputar hikmah dari ayat-ayat Al-Quran tersebut. Ya, hal itu dikarenakan bacaan AL-Quran bukan hanya sebatas di ucapkan dan dihafalkan saja, melainkan juga harus dipahami dengan artinya. 

Maka dari itu, sudah menjadi keharusan bagi orangtua untuk membuka topik seputar hikmah atau arti dari pembelajaran pada momen trsebut. 

* Tahap Pembelajaran

  1. Lebih baik mengajari anak membaca Al-Quran langsung dari mushafnya.
  2. Selama pembelajaran Al-Quran, orangtua juga harus memperkenalkannya tanda-tanda wakaf serta istilah tajwid seperti mad, idgham, sukun, menebalkan huruf, memperjelas, makhraj (tempat keluar) setiap huruf, hamzah washal, hamzah qatha, dan lain sebagainya. 
  3. Ada baiknya jika orangtua memperdengarkan bacaan Al-Quran kepada anak lebih dari satu kali.
  4. Setelah itu, barulah orangtua meminta anaknya untuk membaca ayat-ayat Al-Quran tadi sepenggal-penggal secara bersamaan lebih dari satu kali.  
  5. Apabila mengajarkan Al-Quran kepada lebih dari satu anak, maka orangtua harus membagi waktu. 
  6. Berikutnya, orangtua harus menyuruh anaknya satu per satu untuk membaca Al-Quran. 

* Pasca Pembelajaran

  1. Orangtua disarankan mendiskusikan arti dari surat yang dibacanya kepada anak dengan mengajukan pertanyaan ringan. Mengapa harus demikian? Hal tersebut bertujuan agar orangtua sebagai pengajar benar-benar memahami, bahwa setiap anak sudah paham terhadap makna dari surat tersebut dengan baik. 
  2. Orangtua harus menanamkan dalam jiwa anaknya, bahwa mempelajari Al-Quran itu adalah ibadah. Berikan juga penjelasan kepadanya, bahwa Allah SWT akan memberikan pahala yang sangat besar bagi orang yang bersungguh-sungguh mempelajari Al-Quran. 
  3. Orangtua diharuskan memiliki target pada pertemuan itu, agar anak mengulangi ayat-ayat AL-Quran yang telah diajarkan dengan membacanya secara berulang-ulang. 
  4. Harus diperhatikan oleh orangtua untuk membenarkan bacaan Al-Quran, agar si anak membacanya dengan benar tanpa salah. Apabila masih terjadi kesalahan meskipun sedikit, maka hal tersebut akan menjadi kebiasaan hingga beranjak dewasa. 

Dalam hal ini, orangtua diharuskan lebih peka lagi terhadap perkembangan kognitif plus psikologi anak. Dengan kata lain, kita selaku orangtua harus menyesuaikan pembelajaran sesuai tingkatan kognitif anak agar ia dapat memahaminya dengan mudah serta tidak membosankan. 

Ada pula strategi lainnya yang bisa kita lakukan, yakni dengan bantuan asistensi. Pasalnya, asistensi dilakukan dengan bantuan anak yang lebih pintar dan paham, guna membantu dalam menyikapi anak-anak yang kurang paham dengan bacaan Al-Quran. 

Baca Juga : Cara Mendidik Anak dalam Islam, Bagaimana Caranya? Ini Jawabannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *