kluwek-tips

5 Tips Memilih Kluwak untuk Resep Rawon Enak

Rawon merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia yang banyak disukai oleh masyarakatnya. Rawon umum ditemukan pada acara hajatan atau juga dimasak setelah perayaan Idul Adha. Rasanya yang mantap dan khas, menjadikan rawon daging terasa sangat lezat disantap bersama nasi hangat. Salah satu bumbu penting yang harus ada dalam pengolahan rawon adalah kluwak.

Kluwak (nama lain : kluwek, kepayang, pangi) merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki biji untuk dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, utamanya pada masakan khas Indonesia. Masakan khas Indonesia yang menggunakan kluwak misalnya saja rawon, sop konro dan ada juga nasi goreng. Kluwak mampu memberikan cita rasa makanan menjadi khas, lebih gurih dan sedap. 

Dalam masakan rawon, kluwak menjadi suatu bumbu penting sehingga jangan sampai Anda salah memilihnya. Sebab kesalahan memilih keluwak untuk masakan malah bisa menjadikan kuah rawon terasa pahit dan tidak enak. Biasanya kesalahan orang-orang saat membuat rawon adalah tidak memperhatikan kluwak yang ditambahkan dalam rawonnya. Lalu bagaimana cara memilih kluwak yang tepat untuk resep rawon yang enak?

Tips Memilih Kluwak dengan Mudah untuk Rawon yang Enak

1. Mengocok kluwak
Adanya kluwak pada rawon menjadikan kuahnya berwarna hitam, kental dan lebih gurih. Pemilihan kluwak tentunya menjadi hal yang penting untuk menghasilkan rawon yang enak. Cara yang pertama perhatikan batok kluwak yang tidak berjamur. Selanjutnya kocok-kocok kluwak tersebut. Apabila koplok dan terasa berat, maka daging buahnya bagus dan juga berwarna hitam. Apabila Anda tidak menemukan kluwak yang koplok, coba minta izin pada sang penjual untuk memecahkan satu biji kluwak untuk melihat isinya. 

2. Lihat warna daging kluwak
Pilih kluwak dengan warna daging yang hitam pekat. Jangan mengambil yang warnanya masih kelabu sebab artinya telah berjamur. Sedangkan warna daging kluwak yang cokelat muda, artinya kluwak masih muda. Daging kluwak yang masih muda biasanya kan menghasilkan cita rasa yang pahit.

3.Perhatikan isi kluwak
Bagaimana isi kluwak yang bagus? Yaitu memiliki bentuk bulat dan utuh. Tetapi jika Anda menemukan isi kluwak yang mengering dan sudah menempel di batok, jangan ragu untuk menambahkannya pada masakan. Asalkan berwarna hitam serta tidak terasa pahit. Anda bisa merendamnya sebantar di air hangat kemudian dagingnya akan empuk sehingga mudah untuk dihaluskan. 

4. Mencicipinya sedikit
Untuk lebih memastikan apakah kualitas kluwak yang Anda pakai baik, coba cicipi sedikit kluwak tersebut. Apakah terasa pahit atau tidak. Apabila, daging kluwak terasa pahit maka jangan digunakan. Apabila daging kluwak menempel di batoknya, Anda bisa mengerok menggunakan sendok suntuk melepaskannya.

5. Menyimpan biji kluwak dengan baik
Agar kualitas biji kluwak tetap baik, Anda bisa menyimpannya untuk dimasak lagi di kemudian hari. Caranya yaitu dengan meletakkannya di wadah yang kering dan tidak lembab. Sirkulasi udaranya harus baik sehingga kluwak tidak mudah berjamur. Kemudian jika Anda hendak menggunakannya, pecahkan batok kluwak menggunakan ulekan batu, supaya batok dan isinya tidak berhamburan, bungkus dulu dengan kain, batru pukul dengan ulekan.

Nah itu tadi beberapa tips yang perlu Anda coba untuk memilih mana biji kluwak yang baik untuk resep rawon Anda. Menikmati rawon bersama keluarga besar di momen spesial tentu bisa menjadi pilihan yang terbaik. Anda bisa menggunakan daging sapi atau kambing, sebagai isian dari rawonnya. Selamat mencoba. 

Baca Juga : Tips Mendapatkan Daging yang Empuk dan Lembut untuk Rawon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *