Menghindari-Baper-Mama-Milenia

Jurus Jitu Mama Milenia Dalam Menghindari Baper

Era digital telah memberikan berbagai dampak dalam kehidupan manusia saat ini. Dampak positif dan tentu juga dampak negatif. Apa sih yang tidak dapat ditemukan dalam zaman ini? Semua permasalahan seolah dengan mudah diselesaikan tanpa harus mengernyitkan dahi.

Sebut saja satu masalah paling sepele di dalam kehidupan, hanya dengan satu sentuhan pada gawai maka akan ditemukan solusinya. Misalnya mencari resep di kala mama milenial sedang buntu ide, tinggal ketik saja apa yang ingin diketahui maka mesin pencari akan menampilkan berbagai pilihan berita yang terkait.

Hidup sebagai mama di era milenial, akan mengalami banyak masalah jika tidak mengikuti zaman dengan menyesuaikan diri serta menempatkan internet sebagai kebutuhan. Kebutuhan? Tentu saja, internet sekarang telah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dielakkan lagi.

Menjadi orang tua saat ini harus melek tekhnologi guna mengimbangi putra putrinya yang pastinya melaju jauh dalam memanfaatkan internet. Maka mau tidak mau, internet harus masuk dalam kebutuhan bulanan untuk memantau anak-anak sekalipun tidak secara keseluruhan bisa dilakukan tetapi paling tidak, dapat diminimalisir dampak buruknya untuk anak.

Anak-anak tidak akan berani berbuat macam-macam jika tahu orang tuanya juga bisa serta mengikuti kemajuan zaman seperti yang mereka lakukan. Selain itu, dengan menggunakan internet secara bijak, banyak pekerjaan ibu rumah tangga yang terbantu.

Dulu, saat anak-anak ke sekolah orang yang biasa antar jemput sakit, maka mamanya akan kelabakan mencari penggantinya, jika tidak ketemu tidak menutup kemungkinan si anak akan bolos sekolah. Baper? Jelas. Mama milenial, seharusnya anti baper serta lebih kuat dalam menghadapi masalah karena hampir seluruh fasilitas telah ada untuk meringankan beban kerjanya.

Ada 3 jurus mama milenia dalam menghindari baper

1. Gawai

Gawai

Pastikan seorang mama juga memiliki fasilitas gawai atau smartphone guna mendukung aktivitas sehari-hari agar di saat genting tidak keburu baper dan stres. Misalnya tidak sempat mencari pembantu di kala asisten lama mendadak pamit atau sudah lama pamit pulang tidak jua kembali. Ada fasilitas yang disediakan secara online untuk membantu mama milenia dalam membersihkan rumah, mencuci serta menyetrika baju, atau sekadar memesan makanan guna mengisi perut keroncongan karena tidak sempat masak.

2. Pastikan, gawai atau smartphone berisi kuota cukup

Kuota

Karena internet sudah menjadi kebutuhan, maka ada baiknya kuota internet masuk dalam anggaran belanja setiap bulan, agar saat kuota menipis, mama milenia tidak pusing kepala atau baper kembali. Dengan menganggarkan biayanya, mama milenia bisa tenang dalam menggunakan kuota internet untuk hal-hal yang memang menunjang dalam aktivitas mama milenial. Smartphone pun harus sudah 4G, karena jaringan internet saat ini sudah didukung oleh jaringan 4G yang lebih cepat.

3. Pilih provider yang sama dalam satu keluarga

Provider-yang-sama

Sangat penting untuk memiliki provider yang sama dalam satu lingkaran keluarga, karena biaya sambungan telepon akan lebih murah. Karena terkadang jaringan internet pun tidak selamanya bisa diandalkan. Layanan panggilan pada sesama provider lebih sering dibuat lebih murah atau bahkan gratis alias tidak membayar satu peser pun. Yang lebih penting, akan ada lebih banyak tawaran jika satu keluarga menggunakan satu provider. Lalu bagaimana mencari provider yang dapat diandalkan saat jaringan sedang bagus atau tidak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *